tikar rotan ajiro

Bagian-bagian Rotan yang Digunakan sebagai Furnitur dan Kerajinan Lain

anyaman rotan

Terdapat banyak sekali jenis rotan di bumi ini. Tentunya ada jenis rotan yang cocok digunakan untuk furnitur dan ada yang tidak cocok sama sekali. Berikut ini adalah nama-nama rotan yang cocok digunakan untuk membuat furnitur dan perabot.

  1. Batang

Batang merupakan bagian yang paling banyak digunakan untuk membuat furnitur. Batang yang digunakan memiliki ciri-ciri dengan diameter diatas 20 mm, tingkat kelenturan rendah dibandingkan dengan bahan rotan yang lain. Proses pembengkokan dilakukan melalui pemanasan rotan dengan api atau uap air. Bahan baku rotan batang ini dapat berasal dari berbagai macam jenis tanaman rotan yang termasuk dalam katagori rotan besar seperti, Cl, semambu, mano, dan yang banyak dijumpai dipasaran adalah mandola (sulawesi). Rotan batang berdasarkan cara pengerjaannya terdiri atas 4 jenis rotan batang, yaitu:

  • Rotan batang asalan, natural : Pada rotan masih terdapat kulit luar yang memiliki tekstur seperti bambu atau tebu
  • Rotan batang semi poles : Rotan batang yang dikupas sebagian kulit luarnya, sekitar 30-40 persen
  • Rotan batang poles : Rotan batang yang dikupas seluruh kulit luarnya sehingga hanya bagian dalam saja yang tertinggal
  • Rotan batang sizing : Rotan batang yang dikupas seluruh kulit luarnya sehingga hanya bagian dalam saja yang tertinggal dan memiliki diameter yang tetap ujung ke ujung misalnya 20 mm, umumnya digunakan untuk furnitur rotan knock down

 

  1. Pietriet

Pietriet adalah bahan rotan yang bagian dalam atau inti dari tanaman rotan, bentuknya seperti lidi dengan panjang dapat mencapai 6 meter. Biasanya banyak digunakan untuk mengayam, seperti untuk pembuatan keranjang. Pietriet berasal dari tumbuhan rotan kecil seperti sega, kubu, jawit, dan beberapa dari bahan rotan batang seperti cl, lambung dan ambulu, yang telah diambil kulit luarnya sehingga hanya tinggal bagian dalam (inti) yang lunak, lentur, dan memiliki serat kasar dengan lapisan seperti spon (busa). Pietriet terbagi dalam ukuran yang berbeda, diantaranya:

  • 1-2 mm
  • 2-3 mm
  • 3-4 mm
  • 4-5 mm

Berdasarkan jenis rotannya, pietriet mempunyai sifat dan ciri yang berbeda-beda, yaitu:

  • Pietriet Sega : Tekstur permukaan halus, getas atau mudah patah setelah kering, setelah direndam dalam air akan mengalami perubahan warna menjadi agak kemerahan, ringan seperti gelagah
  • Pietriet Kubu : Tekstur kurang halus, getas atau mudah patah, jika direndam dalam air dalam waktu yang agak lama akan mengalami perubahan warna menjadi agak biru, ringan seperti gelagah
  • Pietriet Cl : Tekstur kasar kurang bagus, liat dan mudah patah terutama saat digunakan untuk membuat lilitan, warna coklat kasar, lebih berat. Pietriet ini adalah pietriet yang berkualitas rendah
  • Pietriet Lambang : Tekstur kurang halus, liat dan tidak mudah patah, tidak mengalami perubahan warna saat direndam di dalam air, berat dan kuat. Pietriet ini sangat cocok digunakan untuk anyaman

 

  1. Core

Core adalah bagian rotan yang berasal dari jenis tumbuhan rotan kecil seperti sega, kubu, jawit dan beberapa jenis dari rotan batang seperti cl dan lambang yang kuilt luarnya dikupas dengan pisau yang bermata khusus sehingga yang tersisa hanya bagian dalamnya (inti) yang berbentuk penampang melingkar dengan diameter antara 9 sampai 20 mm. Core bersifat sangat lentur dan mudah dibengkokkan tanpa menggunakan alat, mudah menyerap warna dan lebih ringan daripada rotan batang. Biasanya digunakan untuk bahan dekorasi pada mebel rotan

 

  1. Lasio atau pheel

Merupakan bahan rotan kulit yang berasal dari bagian luar kulit rotan kecil. Sifatnya yaitu memiliki sifat lentur jika direndam di dalam air, tidak dapat menyerap warna, mudah patah jika di bengkokkan dengan tajam tapi sangat kuat jika ditarik.

 

  1. Sannded Pheel

Merupakan bahan rotan yang berasal dari inti rotan yang di iris tipis – tipis menyerupai lasio tetapi karena terbuat dari inti rotan bahan ini mudah untuk menyerap warna, dan memiliki ciri ciri sama dengan bahan pietrit.